Fasilitas
Sarana kampus yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk belajar dan berkegiatan.
Fasilitas program studi
Laboratorium Komputer Program Studi
Empat ruang laboratorium komputer khusus Program Studi Teknik Informatika di Gedung Laboratorium Teknik 1, dipakai untuk praktikum dan perkuliahan mata kuliah informatika.
- 4 ruang Labkom Prodi khusus Teknik Informatika
- Gedung Laboratorium Teknik 1, lantai 2 dan 3
- Didampingi 2 laboran Laboratorium Teknik Informatika
SelengkapnyaRingkas
Program Studi Teknik Informatika memiliki empat ruang laboratorium komputer khusus (Labkom Prodi) di Gedung Laboratorium Teknik 1. Ruang-ruang ini dipakai untuk praktikum dan perkuliahan mata kuliah informatika, didampingi laboran Laboratorium Teknik Informatika.
- Labkom Prodi 1: Gedung Laboratorium Teknik 1 lantai 2
- Labkom Prodi 2: Gedung Laboratorium Teknik 1 lantai 3
- Labkom Prodi 3: Gedung Laboratorium Teknik 1 lantai 3
- Labkom Prodi 4: Gedung Laboratorium Teknik 1 lantai 3
Peta kampus
Temukan gedung, lantai, dan ruang, termasuk laboratorium program studi, di peta kampus.
ITERA ditargetkan menjadi pusat unggulan (center of excellence) sains dan teknologi di Pulau Sumatera, yang meningkatkan daya saing Sumatera melalui pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia, khususnya sarjana teknik yang unggul. Berlokasi strategis tepat di samping akses Jalan Tol Trans Sumatera, ITERA terus melengkapi fasilitasnya, mulai dari gedung perkuliahan, laboratorium teknik, dan asrama mahasiswa hingga fasilitas pendukung seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pembangunan fasilitas dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai kementerian, BUMN, dan swasta. Di dalam kampus juga terdapat Kebun Raya seluas sekitar 75 hektare sebagai pusat konservasi flora Sumatera.
PLTS ITERA
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ITERA berkapasitas 1 MWp yang sekaligus berfungsi sebagai Laboratorium Energi Terbarukan.
- Kapasitas 1 MWp
- Lahan seluas 1 hektare
- Sistem on-grid tanpa baterai
- Laboratorium Energi Terbarukan
SelengkapnyaRingkas
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ITERA berkapasitas 1 MWp dibangun di atas lahan seluas 1 hektare melalui kerja sama Institut Teknologi Sumatera, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Surya Utama Nuansa (SUN). PLTS ini menjadi laboratorium pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Indonesia yang dibangun di lingkungan kampus.
Sejalan dengan semangat smart, friendly, and forest campus, ITERA memanfaatkan sinar matahari yang melimpah di wilayah tropis sebagai sumber energi listrik dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan.
Sistem dan pemanfaatan
- PLTS menggunakan sistem on-grid tanpa baterai sehingga dapat bertukar (ekspor dan impor) energi listrik dengan PLN. Pilihan ini menekan biaya pembangunan, karena komponen baterai merupakan bagian termahal dari sebuah PLTS.
- Dengan PLTS ini ITERA memiliki Laboratorium Energi Terbarukan, pusat riset energi terbarukan yang terbuka bagi sivitas akademika ITERA maupun masyarakat Sumatera dan Indonesia.
- ITERA menjadi kampus pertama di Indonesia yang mencanangkan diri sebagai Kampus Mandiri Energi dan etalase perkembangan teknologi energi terbarukan di Pulau Sumatera.
Smart BRT ITERA
Layanan bus kampus hasil hibah Kementerian Perhubungan yang menghubungkan asrama, gedung kuliah, dan laboratorium, serta melayani rute ke luar kampus.
- 10 unit bus hibah Kementerian Perhubungan (2019)
- Operasional 05.45–19.45 WIB
- 2 trayek luar kampus
- Terbuka untuk masyarakat umum
SelengkapnyaRingkas
ITERA menjadi proyek percontohan nasional pengembangan bus kampus oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pada 2019, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menghibahkan 10 unit bus kepada ITERA yang kemudian dikembangkan menjadi Smart Bus Rapid Transit (BRT) ITERA.
Smart BRT ITERA melayani mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, sekaligus masyarakat umum di sepanjang rute yang dilalui.
Rute dan jam operasional
- Di dalam kampus: menghubungkan asrama mahasiswa dengan seluruh gedung perkuliahan dan laboratorium, dengan 4–6 rit per hari.
- Trayek ITERA – Way Kandis – Jalan Terusan Ryacudu – Kota Baru: panjang lintasan 12,13 km.
- Trayek ITERA – UIN Raden Intan: panjang lintasan 15,30 km.
- Jam operasional: pukul 05.45–19.45 WIB.
Selain untuk transportasi harian, Smart BRT ITERA juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik seperti kuliah kerja nyata, praktik kerja lapangan, serta kegiatan program studi dan unit kegiatan mahasiswa.
Gym ITERA
Pusat kebugaran di basement Gedung E yang dapat digunakan gratis oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ITERA.
- Basement Gedung E
- 8 jenis alat latihan
- Gratis untuk sivitas akademika
- Senin–Sabtu 08.00–18.30 WIB
SelengkapnyaRingkas
Untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sivitas akademika, ITERA menyediakan pusat kebugaran (gym) di basement Gedung E. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Alat yang tersedia
- Leg press
- Cable crossover
- Sepeda statis
- Chest press
- Pull down and rowing machine
- Sit up
- Leg curl and extension
- Dumbbell set
Gym ITERA buka hari Senin–Sabtu pukul 08.00–18.30 WIB. Kebugaran yang terjaga membantu mahasiswa belajar dengan maksimal serta mendukung dosen dan tenaga kependidikan dalam bekerja.
Asrama Mahasiswa
Asrama untuk mahasiswa baru selama Tahap Persiapan Bersama (TPB), dengan empat gedung untuk mahasiswa putra dan putri.
- 4 gedung asrama (2 putra, 2 putri)
- Untuk mahasiswa baru selama TPB
- Kamar mandi dalam di setiap kamar
SelengkapnyaRingkas
ITERA menjalankan program pembinaan asrama bagi mahasiswa baru sejak angkatan 2017. Mahasiswa tinggal di asrama selama menjalani Tahap Persiapan Bersama (TPB) sebagai bagian dari pembinaan di tahun pertama.
Siapa yang tinggal di asrama
Mahasiswa baru penerima KIP Kuliah yang berasal dari luar Kota Bandar Lampung wajib tinggal di asrama selama TPB. Karena kapasitas terbatas, mahasiswa baru lainnya diseleksi dengan urutan prioritas berikut:
- Mahasiswa baru penerima Kartu Indonesia Pintar.
- Mahasiswa baru dari luar Provinsi Lampung dengan UKT golongan I, II, atau III.
- Mahasiswa baru dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung (kecuali Kota Bandar Lampung) dengan UKT golongan I, II, atau III.
- Jika kuota masih tersedia, mahasiswa baru dengan UKT di atas golongan III.
Gedung dan kamar
- Empat gedung (tower) asrama: TB 1 dan TB 4 untuk putri, TB 2 dan TB 3 untuk putra.
- Setiap kamar dilengkapi tempat tidur, meja dan kursi belajar, lemari, serta kamar mandi dalam.
- Penghuni satu kamar diatur agar berasal dari daerah, program studi, dan latar belakang ekonomi yang berbeda, serta agama yang berbeda bila memungkinkan.
- Biaya asrama Rp200.000 per bulan, dibayarkan untuk 10 bulan sekaligus saat pendaftaran.
Pendaftaran dilakukan dengan memilih opsi asrama saat mengisi Data Induk Mahasiswa (DIM). Informasi lengkap tersedia di asrama.itera.ac.id.
Observatorium ITERA
Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) menyelenggarakan riset, pelatihan, dan pengamatan benda langit dengan beragam teleskop, termasuk teleskop robotik.
- Berdiri sejak 2017
- Pusat di bawah LPPM ITERA sejak 2022
- Teleskop robotik yang dapat dikendalikan dari jarak jauh
SelengkapnyaRingkas
Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) adalah observatorium yang berkedudukan di ITERA. Gagasannya muncul saat Gerhana Matahari Sebagian melintasi Lampung pada 2016, ketika pimpinan ITERA melihat perlunya wadah bagi kegiatan dan keilmuan astronomi di kampus.
Perjalanan OAIL
- 2017: OAIL mulai berjalan, ditandai sosialisasi OAIL dan dimulainya pembicaraan pembangunan Observatorium Astronomi Lampung di Gunung Betung.
- 2018: OAIL resmi menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) ITERA.
- 2022: status OAIL berubah menjadi Pusat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA.
Peran OAIL
OAIL menyelenggarakan riset dan inovasi, supervisi, konsultasi, dan pelatihan terkait benda langit seperti planet, asteroid, bintang, galaksi, hingga alam semesta skala besar. OAIL juga merawat teleskop dan peralatan pengamatan, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta menjaga kondisi langit yang gelap dan ekosistem sekitar demi kebutuhan pengamatan. Sekolah-sekolah kerap berkunjung ke OAIL untuk kegiatan wisata edukasi.
Peralatan pengamatan
- Teleskop robotik hibah ASTELCO (Jerman) yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, diresmikan pada Oktober 2021.
- Teleskop Celestron EdgeHD 11, Celestron C-11 XLT, Meade LX-200 12" ACF f/10, dan Meade LX-90 8" ACF f/10.
- Teleskop Baride Optics A-102, Lunt Engineering 80ED f/7, dan Tasco Newtonian 114.
- Teleskop surya Coronado SolarMax III 70 mm.
- Binokuler Celestron SkyMaster 20x80 dan lensa Canon EF 70-200mm f/4 untuk astrofotografi.
Informasi lebih lanjut tersedia di sites.google.com/itera.ac.id/observatorium-itera.
Perpustakaan ITERA
UPT Perpustakaan ITERA di Gedung GKU menyediakan koleksi cetak dan digital, ruang baca, serta layanan penelusuran informasi ilmiah, dan terakreditasi A.
- Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI (2023)
- Senin–Kamis 08.00–16.30 WIB
- Jumat 08.00–17.00 WIB
- Gedung GKU
SelengkapnyaRingkas
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan ITERA beroperasi sejak 2015. Semula berada di Gedung B, kini perpustakaan menempati Gedung GKU. Pada 2023 UPT Perpustakaan ITERA meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang berlaku selama lima tahun.
Jam layanan
- Senin–Kamis: 08.00–16.30 WIB
- Jumat: 08.00–17.00 WIB
Layanan
- Peminjaman buku, jurnal, novel, majalah, dan e-book.
- Peminjaman tugas akhir dan bimbingan penelusuran informasi ilmiah.
- Keanggotaan dan surat keterangan bebas pustaka.
- Penyediaan buku yang dibutuhkan setiap program studi.
- E-catalog, e-book, dan e-resources.
Tata tertib pengunjung
- Simpan tas dan barang bawaan di loker; kunci loker ditukar dengan kartu identitas (KTM, KTP, SIM, atau lainnya).
- Isi buku tamu di komputer yang tersedia: anggota menggunakan NIM, nonanggota menuliskan nama dan institusi.
- Jaga ketenangan agar tidak mengganggu pengunjung lain.
- Dilarang makan, minum, merokok, membuang sampah, dan membawa barang mudah terbakar di area perpustakaan.
- Jaga koleksi: jangan merusak, mencoret, menyobek, melipat, atau membasahi buku.
Embung ITERA
Tujuh embung di kampus ITERA, termasuk Embung Kebun Raya dengan pulau berbentuk Pulau Sumatera, yang juga menjadi ruang rekreasi dan olahraga.
- 7 embung (Embung A–F dan Embung Kebun Raya)
- Embung E adalah yang terbesar
- Jalur jogging dan alat olahraga publik di Embung A
SelengkapnyaRingkas
ITERA memiliki tujuh embung: Embung A, B, C, D, E, dan F, serta Embung Kebun Raya yang di tengahnya terdapat pulau berbentuk Pulau Sumatera.
- Embung A banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat rekreasi dan jogging setiap sore. Di sekitarnya tersedia alat-alat olahraga terbuka yang disediakan ITERA untuk umum.
- Embung E merupakan embung terbesar di ITERA. Embung ini pernah diusulkan menjadi pusat olahraga air, khususnya dayung, di Provinsi Lampung bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, KONI Lampung, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), dan Brigif 4 Marinir/BS.
- Embung Kebun Raya berada di kawasan Kebun Raya ITERA dan dikenal dengan monumen pulau berbentuk Pulau Sumatera di tengahnya.
Laboratorium Perkuliahan
Gedung Laboratorium Teknik (Labtek) ITERA menampung laboratorium dari berbagai program studi untuk praktikum dan penelitian mahasiswa.
- Gedung Laboratorium Teknik (Labtek)
- Laboratorium dari berbagai program studi
- Untuk praktikum dan penelitian
SelengkapnyaRingkas
Untuk menunjang perkuliahan, ITERA membangun Gedung Laboratorium Teknik (Labtek); rencana kampus mencakup lima gedung Labtek.
Setiap gedung Labtek berisi banyak ruang laboratorium dari berbagai program studi. Masing-masing laboratorium dilengkapi peralatan sesuai bidang keilmuannya untuk mendukung praktikum dan penelitian mahasiswa.
Area Akses Wifi
Area wifi dengan meja dan kursi tersedia di setiap gedung ITERA untuk belajar dan bekerja dengan koneksi internet.
- Tersedia di setiap gedung
- Dilengkapi meja dan kursi
SelengkapnyaRingkas
Setiap gedung di ITERA memiliki area akses wifi yang dilengkapi meja dan kursi. Area ini dapat dimanfaatkan seluruh sivitas akademika yang membutuhkan koneksi internet untuk belajar, mengerjakan tugas, maupun keperluan lainnya.
Sebagian area dikembangkan sebagai wifi corner melalui kerja sama ITERA dengan Gasnet.
Kebun Raya ITERA
Kebun raya seluas 75,52 hektare di dalam kampus untuk konservasi tumbuhan dataran rendah Sumatera, terbuka bagi sivitas akademika dan masyarakat umum.
- Luas 75,52 hektare
- Buka setiap hari 08.00–16.00 WIB
- Konservasi tumbuhan pamah (dataran rendah) Sumatera
- Dikelola UPT Konservasi Flora Sumatera
SelengkapnyaRingkas
Masterplan kampus ITERA menetapkan 60% lahan sebagai Ruang Terbuka Hijau. Kebun Raya ITERA mengintegrasikan aktivitas kampus dengan konservasi lingkungan dan sejalan dengan misi Forest Campus ITERA untuk mempertahankan keanekaragaman hayati Sumatera. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 tentang Kebun Raya, kebun raya berfungsi sebagai tempat konservasi, penelitian, pendidikan, wisata, dan jasa lingkungan.
Kajian kelayakan oleh LIPI (kini bagian dari BRIN) pada Juni 2016 menyatakan kampus ITERA layak menjadi kebun raya. Kebun Raya ITERA diinisiasi pada 2017 dengan tema "Konservasi Tumbuhan Pamah Sumatera", yaitu tumbuhan dataran rendah khas Sumatera. Kehadirannya menjadikan Lampung provinsi pertama di Sumatera yang memiliki dua kebun raya.
Koleksi
- Sekitar 300 spesies tumbuhan nonanggrek dan 34 spesies anggrek yang berasal dari Lampung, berbagai daerah di Indonesia, hingga luar negeri.
- 11.315 tanaman penghijauan dari 109 jenis.
- 232 tanaman koleksi dari 49 famili sumbangan Kebun Raya Bogor.
- Tanaman langka seperti teratai raksasa (Victoria amazonica) dan baobab (Adansonia digitata).
- Setiap tanaman koleksi memiliki papan identitas, dokumentasi, dan QR code berisi informasi tanaman.
Smart Botanical Garden
Kebun Raya ITERA dikelola oleh UPT Konservasi Flora Sumatera dengan konsep Smart Botanical Garden yang mencakup smart farming system, sistem informasi QR code, kamera pengawas, dan e-ticketing. Rumah kaca untuk budi daya buah (melon) menggunakan sensor otomatis, dan bersama mahasiswa dikembangkan panel surya untuk mendukung otomatisasi penanaman. Metode hidroponik juga dikembangkan untuk sayur dan buah. Rumah kaca dan paranet lainnya digunakan untuk penelitian, tanaman koleksi, tanaman kayu, aklimatisasi, pohon buah, anggrek, serta tanaman hias daun dan bunga. Program studi dan mahasiswa terlibat melalui praktikum, penelitian, dan penanaman.
Berkunjung
Kebun Raya ITERA terbuka bagi sivitas akademika dan masyarakat umum setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB. Pengunjung mendaftar melalui aplikasi "Eticket – Kebun Raya ITERA" di Play Store dan menunjukkan e-ticket kepada petugas. Area yang dapat dinikmati antara lain Taman Labirin, Pendopo, Embung Sumatera, Taman Estetika, Rumah Kaca, Kebun Buah, dan Plaza Penerimaan dengan air mancur. Sekolah dan instansi juga sering berkunjung untuk wisata maupun penelitian.
Rumah Ibadah Multiagama (RIMA)
Kompleks rumah ibadah untuk berbagai agama di kampus ITERA yang menjadi simbol toleransi dan moderasi beragama.
- Peletakan batu pertama 7 April 2021
- Dikelola Badan Pengelola RIMA ITERA
SelengkapnyaRingkas
Rumah Ibadah Multiagama (RIMA) ITERA adalah kompleks rumah ibadah bagi sivitas akademika dari berbagai agama. Pembangunannya diawali peletakan batu pertama oleh Rektor ITERA bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung pada 7 April 2021, disaksikan perwakilan pembimbing masyarakat dari enam agama.
Kompleks RIMA dirancang dengan ruang ibadah untuk umat Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha, dilengkapi kantor pengelola dan toilet. Antarbangunan dihubungkan oleh selasar beratap, dan kompleks ini dikelola oleh Badan Pengelola RIMA ITERA.
Kementerian Agama Provinsi Lampung memandang RIMA ITERA sebagai sumbangsih bagi kehidupan beragama di Lampung dan simbol moderasi beragama, mencerminkan masyarakat Lampung sebagai "Indonesia mini".
Lebah ITERA
Budi daya lebah madu di kawasan kampus melalui kemitraan dengan Suhita Bee Farm, dengan 33 sarang lebah tanpa sengat di bawah tegakan pohon akasia.
- 33 sarang lebah Heterotrigona itama
- Rata-rata 12 kg madu per bulan
- Kemitraan dengan Suhita Bee Farm sejak 2022
SelengkapnyaRingkas
Sejak 2022, ITERA melalui Unit Lahan UPT K3 bekerja sama dengan Suhita Bee Farm mengembangkan budi daya lebah di kawasan kampus. Kampus ITERA memiliki banyak pohon akasia yang menghasilkan nektar yang cocok untuk lebah.
Kemitraan
Kerja sama dijalankan dengan skema bagi hasil: Suhita Bee Farm menyiapkan koloni beserta sarangnya, ITERA menyediakan lokasi, dan hasil panen madu dibagi 50:50. Kemitraan ini diharapkan menjadi pusat penelitian untuk menghasilkan madu murni yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.
Sarang dan jenis lebah
- 33 sarang tersebar di sejumlah titik berpohon akasia yang tenang, rimbun, dan teduh agar lebah terlindung dari hama seperti burung dan semut.
- Seluruh 33 sarang berisi lebah Heterotrigona itama, lebah tanpa sengat yang menghasilkan madu berasa asam. Lebah ini bersarang di batang kayu, aktif pada siang hari, dan kembali ke sarang pada malam hari. Madunya dipanen dengan cara disedot menggunakan mesin khusus.
- Lebah Apis mellifera, yang menyengat dan menghasilkan madu cenderung manis, diuji coba di satu lokasi. Sarangnya menggunakan papan sekat agar mudah dipanen.
Panen pertama menghasilkan 8,2 kg madu. Selanjutnya, sarang-sarang ini menghasilkan rata-rata 12 kg madu per bulan.
Fasilitas Kesehatan
Poliklinik ITERA melayani pemeriksaan dan pengobatan bagi seluruh sivitas akademika, sedangkan PPSDM menyediakan layanan konseling psikologi dan kesehatan mental.
- Poliklinik: Senin–Jumat 08.30–16.00 WIB (Jumat hingga 16.30)
- Konseling psikologi di PPSDM, Gedung E ruang E101
- PPSDM: Senin–Jumat 08.00–16.00 WIB
- Donor darah setiap dua bulan
SelengkapnyaRingkas
Poliklinik ITERA
Poliklinik ITERA didirikan pada 2018, setelah sebelumnya layanan kesehatan kampus berada di Gedung Asrama TB 1. Bangunannya semula hibah Pemerintah Kota Bandar Lampung dan kini menjadi milik ITERA, dengan tenaga medis dari ITERA. Poliklinik berada di bawah UPT K3L.
Poliklinik melayani seluruh sivitas akademika, yaitu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Pasien dapat datang langsung untuk berobat atau berkonsultasi kesehatan. Poliklinik menangani pemeriksaan dan pengobatan penyakit ringan dengan persediaan obat dalam bentuk tablet, cair, dan salep; untuk penyakit berat, pasien didampingi untuk dirujuk ke rumah sakit.
- Jam layanan: Senin–Jumat pukul 08.30–16.00 WIB, khusus Jumat hingga 16.30 WIB. Tutup pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
- Kegiatan rutin: pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM) bagi pegawai setiap akhir tahun, donor darah setiap dua bulan bersama program studi, himpunan, dan UKM, serta pembekalan pertolongan pertama (P3K) bagi kakak asrama setiap tahun.
- Poliklinik juga mendukung kegiatan kampus yang membutuhkan layanan kesehatan, seperti verifikasi berkas mahasiswa baru dan Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK).
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)
PPSDM diresmikan pada 4 November 2022 sebagai layanan konseling psikologi, khususnya kesehatan mental, bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. PPSDM berada di bawah Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) ITERA dan bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung untuk tenaga psikolog. ITERA juga memiliki lima konselor terlatih yang mendampingi setiap jurusan dan meneruskan pendampingan ke psikolog PPSDM bila diperlukan.
- Lokasi dan jam layanan: Gedung E ruang E101, Senin–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB, dengan reservasi terlebih dahulu.
- Konsultasi mencakup masalah akademik maupun pribadi. Dalam keadaan darurat yang memerlukan rujukan ke rumah sakit, PPSDM berkoordinasi dengan keluarga.
- PPSDM bersama Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Sejahtera ITERA, yang terhubung dengan BKKBN, menjalankan kampanye kesehatan mental dan program pendidik sebaya.
Sumber data dan foto: www.itera.ac.id/fasilitas

